Rabu, 22 Oktober 2025 Kat : Kegiatan Desa

Sosialisasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi dan Briket dari Limbah oleh KKN-PPM UGM untuk Ibu-ibu PKK

Sosialisasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi dan Briket dari Limbah oleh KKN-PPM UGM untuk Ibu-ibu PKK

Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengambil inisiatif dalam mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Gindan Permata Putri Intan, salah satu mahasiswa Teknik Kimia yang sedang menjalankan KKN-PPM di Desa Lembar menginisiasi program sosialisasi kepada ibu-ibu PKK tentang cara pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah dan briket dari arang batok kelapa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat serta mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan.

  1. Pembuatan Lilin Aroma Terapi dari Minyak Jelantah

Minyak jelantah kerap menjadi limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan dan dapat menyebabkan pencemaran. Dalam program ini, ibu-ibu diajarkan cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi yang memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya:

Langkah-langkah Pembuatan:

  • Penjernihan Minyak Jelantah:

    • Panaskan minyak jelantah dan tambahkan arang untuk menyerap kotoran.

    • Biarkan campuran selama semalam, lalu pisahkan minyak yang sudah jernih dari endapan.

  • Persiapan Bahan Lilin: Campurkan minyak jelantah yang sudah dijernihkan dengan parafin.

  • Pewarnaan dan Pemberian Aroma: Tambahkan pewarna dan teteskan minyak esensial untuk aroma yang diinginkan.

  • Pengecoran dan Pendinginan:

    • Tuang campuran lilin ke dalam cetakan yang sudah disiapkan.

    • Biarkan mengeras dan lilin siap digunakan.

  1. Pembuatan Briket dari Arang Batok Kelapa

Arang batok kelapa, yang sering dianggap sebagai limbah pertanian, memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi briket. Briket arang ini dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Sosialisasi ini mengajarkan ibu-ibu cara mengolah batok kelapa menjadi briket.

 Langkah-langkah Pembuatan:

  • Pengeringan Tempurung Kelapa: Tempurung kelapa dikeringkan di bawah sinar matahari untuk menghilangkan kelembapan.

  • Pembakaran Tempurung: Bakar tempurung kelapa dalam drum tertutup untuk menghasilkan arang.

  • Penghalusan Arang: Tumbuk atau blender arang tempurung kelapa hingga halus.

  • Pembuatan Briket:

    • Campur arang halus dengan tepung kanji sebagai pengikat.

    • Cetak adonan menjadi bentuk briket.

    • Keringkan briket di bawah sinar matahari hingga siap digunakan.

Briket ini merupakan alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan efisien, memberikan solusi pengolahan limbah yang berkelanjutan.

Manfaat Program Sosialisasi

Program sosialisasi ini tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan baru bagi ibu-ibu PKK, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah. Dengan memanfaatkan limbah yang sering diabaikan, ibu-ibu dapat turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diadopsi untuk meningkatkan nilai tambah limbah dan mendorong praktek pembangunan yang berkelanjutan.

Penulis : Administrator
Dilihat : 13
Belum ada komentar
Form Komentar
Artikel Lainnya

Statistik Penduduk

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari Ini 40
Pengunjung Kemarin 3
Pengunjung Minggu Ini 70
Pengunjung Bulan Ini 233
Total Pengunjung 1.489
IP Address 216.73.216.178
Browser Unknown Browser